Yang Punya

Foto saya
Denpasar, Bali, Indonesia
terbang naik elang, diserempet naga. selamat datang, selamat membaca :)

Jumat, 18 Januari 2013

Dimana Lagi Konser Gratis, Ketemu Artis, Dapat Snack, Stiker dan Nasi Bungkus Ge-Ra-Tis



Jumat, 11 Januari 2013-Penggak Men Mersi
Karpet undangan sudah dibuka, kakSanjay dan teman-temannya mendahului duduk untuk membuang “ketidakjuarian” undangan yang lain untuk duduk. Begitupun aku, yang diajak duduk di depan oleh kak Putri. Kebetulan aku ingin mengabadikan momen-momen saat artis manggung di singgasananya. Aku perhatikan, singgasana mereka sederhana tapi tetap konsisten pada konsep.
#2ndEmoniversary

Bukan Rumah Untuk Koruptor



Jumat, 11 Januari 2013-Penggak Men Mersi


Selasa, 08 Januari 2013

Green Economy: Sebuah Citra Tanpa Aksi



Green Economy: Sebuah Citra Tanpa Aksi
Oleh: Pande Putu Tara Anggita Indyaswari

Green economy atau ekonomi hijau kini mulai menjadi trend di berbagai Negara. Green economy adalah solusi dari ancaman kehancuran peradaban yang diakibatkan oleh pencemaran dan kerusakan lingkungan. Lantas sudahkah Indonesia juga menerapkan Green Economy?

Jurnalis Ekonomi Bicara Lingkungan?



            Profil
Dewa Ayu Widyastiti S.
Jurnalis Ekonomi Bicara Lingkungan?
 “Teori sih sudah ada, tapi penerapannya masih perlu dipertanyakan.” Sepetik kalimat yang dilontarkan oleh gadis manis pemerhati perkembangan lingkungan.

Selasa, 13 November 2012

17 AGUSTUS di ATAS AWAN

bermalam di gunung agung
17 Agustus. Berkat Trisma aku tau bagaimana perjuangan pahlawan kita untuk mencapai kemerdekaan. Sekolah ini yang mengajarkanku bahwa bukan hal yang mudah untuk mencapai sesuatu. Butuh perjuangan usaha, dan kesungguhan. Datang dan Pergi untuk sebuah cita-cita. Kami tau, bukan perkara yang mudah untuk mendapatkan, tapi apa daya. Maafkan kami, untuk merasakan perjuanganmu, kami "baru" hanya mampu mewujudkannya melalui 17 Agustus di puncak gunung. Tapi, untuk selanjutnya akan kami usahakan, walaupun kami tau, kami bukanlah yang mampu dengan gamblang mengikutimu.

Senin, 05 November 2012

REMAH-REMAH KATA


Remah-remah kata yang manis itu seperti tak ingin berpisah dariku, aku rasa mereka merasa riang karena aku menghargai mereka sebagai kata-kata dan menggunakannya dengan apik. Melekat… Melekat seperti aku adalah ibu yang melahirkan mereka, entah dari mana insting ini aku dapatkan. Seakan-akan “mereka” memang ingin tetap menjadi milikku..